Itulah suasana perang Ahzab (disebut juga dengan Khondaq atau parit).
Pada masa itu sahabat menggali parit yang mengitari kota Madinah untuk menjaga keamanan dari serangan pihak luar. Namun rencana mereka membuat parit terhalangi oleh sebuah batu besar yang tidak dapat dipecahkan dengan sebuah cangkul. Sahabat segera menceritakan hal itu kepada Nabi saw. Beliau saw pergi menuju batu tersebut serta membawa cangkul.
"Bismillah." Ujar Nabi saw.Beliau memukul sekali pukulan ke arah batu itu.
"Allahu akbar, aku telah melihat kunci-kunci negeri Syam. Demi Allah, sungguh aku melihat istana-istana merah negeri Syam." Ujar Nabi saw bersemangat.
Beliau memukul batu itu kedua kalinya. Terbelah sebagian.
"Allahu akbar, aku melihat Persia. Demi Allah, sungguh aku sekarang melihat istana kota putih." Ujar Nabi saw optimis.
Kemudian memukul batu yang ketiga kali.
"Bismillah." Ujar Nabi saw.
Pecah terbelah berkeping-keping seluruh batu besar itu.
"Allahu akbar, aku melihat kunci-kunci Yaman. Demi Allah, sungguh aku melihat gerbang-gerbang Sana'a dari tempatku ini." Ucap nabi saw dengan nada optimis di depan para sahabat.
*******
Perhatikan dan renungkanlah !
Dalam situasi krisis politik, krisis pangan, dan rintangan yang menghambat rencana dan tujuan. Nabi saw mengajarkan manusia disekitarnya agar tetap bersikap optimis.
Batu besar itu bukanlah penghalang. Tapi sebuah jalan untuk meraih tiga kejayaan dan kemenangan.
Musibah yang datang silih berganti adalah 'kado' kebahagiaan dan kesuksesan. Tanah padang pasir yang tandus nan gersang adalah 'bonus' dari Allah swt, karena di dalamnya terkandung minyak bumi. Ulat yang gatal, beberapa hari kemudian menjadi kupu-kupu terindah berwarna-warni.
Rintangan, kesedihan, kelaparan, serta krisis adalah jalan kesuksesan Anda. Ya, jalan kesuksesan jika menyikapinya dengan optimis. Karena tidak ada pribadi sukses kecuali bersama dirinya sikap optimis.
Jangan bersedih dengan kesengsaraan. Tapi bersedihlah jika Anda tidak dapat bersikap optimis saat berteman dengan kesengsaraan.
Anda harus meninggalkan pulau atau daratan agar mendapatkan ikan segar serta menemukan pulau baru yang berlimpah kekayaan dan rempah-rempah.Percayalah dan tanamkan dalam diri Anda kesuksesan tidak cukup hanya dengan satu 'pukulan' tapi membutuhkan tiga atau lebih 'pukulan' agar meraih kesuksesan.
Pukulan, sindiran, kritik, cemooh, hinaan, dan kegagalan adalah kunci-kunci sukses anda yang terpendam. Ia akan tumbuh menjadi pohon-pohon kesuksesan.
Bersikaplah optimis terhadap segala rintangan, maka sukses sedang mengiringi Anda.
Tak ada besi terbaik, melainkan telah ditempa oleh panas api yang membara.
ALLAH swt berfirman: "Janganlah kamu merasa takut, janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah ..." (Fusshilat : 30)
"Sesungguhnya ALLAH swt mencintai sikap optimis dan membenci sikap pesimis." (Nabi Muhammad saw)
No comments:
Post a Comment