Saat Nabi saw keluar dari desa itu. Para budak dan para penghasut mengikuti, menghina, dan menghardik Nabi saw. Hingga penduduk desa berkumpul mengelilingi Nabi saw. Mereka melempari Nabi saw dengan batu. mengucapkan kata-kata kotor. Mereka terus melempar batu ke arah urat keting (lutut). Sampai terlihat sepatu beliau berwarna merah karena darah yang keluar dari lutut.
Zaid bin Haritsah yang merasa terharu melihat keadaan beliau. Dia segera melindungi Nabi saw dari serangan mereka. Dia pun tertimpa luka di kepala. Mereka terus saja tiada henti melempar batu ke arah Nabi saw. Di perbatasan ujung perkebunan, sekitar tiga mil dari Thoif mereka menghentikan siksaan dengan lemparan batu dan mereka kembali ke desa.
Rasulullah saw duduk di bawah naungan pohon anggur. Istirahat sejenak. Kemudian beliau kembali ke kota Mekkah dalam keadaan bersedih, berduka, dan patah hati.
Saat di atas bukit. Datang dua malaikat, malaikat Jibril dan malaikat gunung. Menawarkan Nabi saw agar berkenan malaikat membalikkan gunung di atas Thoif.
Apa yang Nabi saw jawab, dengan tenang dan berpikir positif beliau menjawab: "Bahkan, aku berharap ALLAH swt akan mengeluarkan dari keturunan-keturunan mereka orang yang taat menyembah ALLAH swt tanpa menyekutukan-NYA."
Sepuluh tahun kemudian masyarakat Thoif berbondong-bondong memeluk Islam. Di masa Abu Bakar, saat beberapa golongan dari kaum Muslim enggan untuk membayar zakat. Penduduk Thoif termasuk golongan yang bersegera membayar zakat.
***
Dalam keadaan gundah gulana, hati yang bersedih, jiwa yang berduka, tubuh yang terluka. Apa yang anda pikirkan?Ternyata dalam keadaan negatif apa yang beliau saw pikirkan adalah berpikir positif. Melihat sisi kebaikan. Mencari solusi terbaik.
Berpikir positif adalah melihat segala yang ada dari segi maupun sisi kebaikan atau manfaat.
Limun yang asam dapat menjadi minuman yang segar dan manis. Buah mengkudu yang pahit dapat menghasilkan jamu dan obat-obatan yang berguna bagi kesehatan. Lendir bekecot ternyata berguna sebagai obat luka. Tak disangka bahwa jerami yang tidak menyedapkan mata, merusak pemandangan. Jika diletakkan di atas tanah persawahan. Beberapa hari kemudian akan menimbulkan puluhan ikan gabus.
Berpikirlah positif dalam situasi dan kondisi bagaimanapun.
Berpikir positif membuat hati Anda tentram. Membuat Anda mudah untuk menemukan solusi. Pun mencari peluang sukses di setiap kepenatan hidup. Karena ciri-ciri orang sukses adalah selalu berpikir positif.
Keadaan senang, bahagia, serta nyaman sangat mungkin seseorang berpikir positif. Tapi kekuatan sesungguhnya, di saat badai menerjang kehidupan dan hati berkabut kesedihan. Jika Anda dapat berpikir positif, maka inilah sesungguhnya kekuatan berpikir positif pada diri Anda.
Kisah nabi Isa, saat beliau berjalan bersama para muridnya menemukan seekor bangkai anjing. Para muridnya serentak menutup hidung sekaligus menampakkan rasa jijik. Nabi Isa tersenyum ingin mengajarkan cara berpikir positif. Beliau berkata: "Perhatikanlah giginya, betapa putih bersih!"
Berpikirlah positif maka kedamaian, kebahagiaan, serta sukses sedang menanti di hadapan Anda.
ALLAH swt berfirman: "Sesungguhnya beserta kesulitan itu pasti diiringi dengan kemudahan."
No comments:
Post a Comment