Saturday, 17 April 2010

PERCAYALAH KEPADA ALLAH

ALLAH memerintahkan kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli."

Firaun mengumpulkan pasukan dan berkata dengan angkuh kepada menteri-menterinya: "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil, sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga."

Musa dan para pengikutnya keluar dari negeri Mesir. Tapi Firaun dan bala tentaranya dapat menyusul mereka di waktu matahari terbit (pagi hari).

Maka kedua golongan itu saling memandang dari kejauhan, berkatalah pengikut-pengikut Musa dengan rasa ketakutan dan kekuatiran tinggi, karena melihat bala tentara yang siap menebas leher mereka: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul."

Lautan terhampar di depan, namun Musa menjawab dengan tenang: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku."

Dalam keadaan bingung, takut, gelisah, wajah pucat, terdengar suara histeris perempuan dan anak-anak. Kemudian ALLAH mewahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu." Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan seperti gunung yang besar. Selamatlah Musa dan pengikutnya, namun hancur lebur Firaun beserta bala tentaranya.

*******

“Aku menurut prasangka hamba-KU kepada-KU.” begitu kira-kira bunyi Hadits Qudsi. Maknanya, percayalah kepada ALLAH, maka ALLAH akan menolong Anda. Berprasangka positif maka hasil yang didapat adalah hasil positif.

Prasangka itu bagaikan bercermin. Berprasangka baik, maka yang didapat adalah kebaikan. Berprasangka buruk maka yang diperoleh keburukan. Karena hukum alam adalah hukum timbal-balik, hukum sebab-akibat.

Percaya kepada ALLAH, berprasangka baik kepada-NYA. Sebagaimana kisah nabi Musa, di saat dalam keadaan kritis serta ketakutan dia tetap percaya kepada ALLAH: “Sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku." Perhatikan, percaya tanpa batas adalah keyakinan yang bersumber dari keimanan kepada ALLAH.

Percayalah kepada ALLAH. Karena sesuatu tidak akan menyelakakan Anda kecuali yang telah ditetapkan oleh-NYA. Begitu juga sesuatu tidak akan memberi Anda manfaat kecuali yang telah dituliskan oleh-NYA.

Percayalah kepada ALLAH. Karena api dapat menjadi dingin, kisah Ibrahim. Air keluar dari bebatuan, kisah Ismail. Kenabian diutus dari keluarga kafir, kisah Musa.

Percayalah kepada ALLAH. Hidup Anda akan sukses, sejuk, damai, bahagia, tentram, dan tenang.

No comments:

Post a Comment